VEVO IS MUSIC TO YOUR EYES

On 27 February, 2014 by Aldo Sianturi

VEVO

Coba sekarang ketik URL (Uniform Resource Locator) atau link atau tautan yang bertuliskan http://www.vevo.com di browser internet dan anda yang berada di Indonesia langsung diarahkan ke http://comingsoon.vevo.com dengan tampilan yang anda lihat di atas. Beruntung mereka masih mempersilakan anda untuk menikmati video domain VEVO di YouTube. Bagi sebagian label atau musisi, VEVO dianggap sebagai medium visual yang bergengsi dan penting untuk terhimpun di platform tersebut. Melalui tulisan ini, saya ingin meluruskan cara pandang tersebut.

Akan lebih baik kita mulai dari apa itu VEVO dan berikut saya salin dan tempel informasi yang saya ambil dari https://www.facebook.com/VEVO.Indonesia : Apa itu VEVO? Kami senang Anda bertanya! VEVO adalah terkemuka di dunia all-premium video musik dan platform hiburan. VEVO tersedia di Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris, yang mencakup VEVO.com, Mobile Apps (iPhone, iPod touch, iPad, Android, Windows Telepon), televisi Terhubung (Google TV, Boxee), dan video pengguna embeddable pemain. Video Vevo musik kekuasaan di lebih dari 1000 halaman artis di Facebook, serta sindikat ke puluhan situs online, termasuk AOL, BET, dan CBS Interaktif Music Group (termasuk Last.fm). Selain itu, melalui kemitraan khusus dengan YouTube, Vevo dapat diakses di lebih dari 200 negara, memperluas jangkauan platform di seluruh dunia.

VEVO diciptakan dalam kemitraan dengan Universal Music Group (UMG), Sony Music Entertainment (SME), dan Abu Dhabi Media Perusahaan. Hal ini dioperasikan secara independen oleh tim manajemen khusus dengan kantor di New York, London, Los Angeles, Chicago, Detroit, dan San Francisco.

Peringkat oleh comScore sebagai platform Musik #1 di web, VEVO disebut oleh Billboard sebagai salah satu startups atas 2010 dan menerima Advertising Age Penghargaan bergengsi Online Video Platform Launch of the Year. Menghidupkan pemrograman musik online pada tumit nya hanya satu tahun ke peluncuran, “meteoric rise” VEVO itu (MediaPost) telah bertepuk tangan oleh Associated Press sebagai “contoh yang mencolok dari comeback dramatis video musik” sementara peluncuran mobile disebut “bintang” oleh Mashable.

VEVO2

Bila anda membaca kemitraan yang membangun platform ini, sudah pasti anda tidak akan melihat semua jajaran artis di Indonesia memiliki akun di VEVO, hanya sebagian artis yang berada di bawah rilisan International Major Label seperti Cinta Laura, Tangga, Glen Fredly, Sandy Sondoro, Ihsan Idol, SID, Anima, Ello, Audy, Rio Febrian, Coklat, Ruth Sahanaya, Nindy, Judika, Hijau Daun, Ratu, The Potters, Baim, SKJ’94, Ribas, Nyawa Band, The Cangcuters, Numata, Dewi Sandra, Derby, Gita Guawa, Tia, Lala Karmela, Fatin. Nama besar lain di luar dari label ini sudah pasti tidak ada di sana secara resmi.

VEVO3

Apakah informasi ini menjawab pertanyaan kecil anda? Ini bukan sebuah kemunduran, anda harus memahami urusan digital dengan bijak dan mengacu kepada hubungan bisnis dan sebab akibat. Secara pribadi anda pun bisa sebenarnya mendistribusikan video ke VEVO via aggregator seperti https://www.musicvideosubmissions.com/get-on-vevo/ tapi apa tujuan bisnis musik anda? Kalau mental “yang penting di VEVO” yang anda miliki dan rela membayar listing fee maka terserah anda, tapi hari ini anda harus mengerti dulu sebelum menelan pahitnya dirugikan. Lalu seperti apakah spesifikasi video yang ditayangkan oleh VEVO ini dan dengan 900 server yang dimiliki mereka bekerjasama dengan Rackspace.

Photo File Format: .jpg, .png
Video File Format: .mov (preferred), .mp4, .mpg, .avi
Video Codec: h264 (preferred), Apple ProRes, Avid DNxHD, DVCPRO HD, XDCAM HD, HDV
Frame Rate: 23.98 fps (preferred), 29.97 fps
Resolution: 1920×1080 or 1280×720
Audio Settings: AAC 44.1K stereo, Linear PCM 16-bit 48K Stereo, AAC 16-bit 44K Stereo
Field Dominance: None
Photo File Format: .jpg, .png
Resolution: min. 500 x 500

Rasa kalah dalam bersaing mungkin menyelimuti pikiran anda, tetapi mengetahui informasi lebih banyak akan membuat anda lebih tenang mengeksekusi rencana promosi dan monetisasi atas konten visual anda di internet. Anda harus cermat melihat untung dan rugi dalam ukuran luas. Berikut adalah kondisi yang ingin saya sampaikan bilamana anda ngotot untuk berada di VEVO:

1. Video anda hanya ekslusif berada di VEVO dan tidak diizinkan tersedia di YouTube. Jadi bila anda, penggemar atau secret admire anda mencari di YouTube, kanal anda di VEVO yang akan keluar. Tapi anda bisa membuat Playlist di VEVO.
2. Anda maupun Label anda tidak diizinkan untuk membuat kanal, hanya VEVO yang membuatnya dengan merikues Channel Creation.
3. VEVO memiliki kontrol penuh atas konten yang dipesan untuk ditayangkan. Selama video klip musik mereka akan tayang, tetapi untuk Behind The Scene atau Making Of tergantung dari kualitas yang penilaiannya dari tim VEVO.
4.  Anda dan label anda tidak bisa mengontrol kanal, anda tidak dapat membuat promosi, membuat anotasi di sana bahkan tidak bisa memberikan respon langsung atas komentar dari penggemar atau pelanggan video anda.
5. Cross Promotion adalah hal yang tidak bisa dielakkan. Anda akan melihat video dari artis dunia besar seperti Rihanna atau Shakira di kanal anda karena hal tersebut sudah diatur dari sana.
6. Monetisasi sementara ini adalah VEVO hanya menjual iklan di Amerika, Inggris, Australia dan sebagian negara di Eropa seperti Jerman dan Belanda. Untuk teritori seperti Asia Tenggara iklan yang dijual adalah sama besarannya seperti YouTube.

Hal tersebut adalah aturan main dan bila anda merasa sesuai maka silakan dilanjutkan. Tetapi yang ingin saya ingatkan adalah kita tinggal di negara apa sekarang? Kita di Indonesia dan karya musik kita masih membutuhkan rantai Dikenali dan Diapresiasi oleh khalayak banyak. Di satu sisi, boleh kita berpikir bahwa monetisasi mungkin akan lebih banyak bilamana ada di VEVO sekarang, tapi anda juga harus berpikir bahwa di dunia digital ini anda tetap membutuhkan orang lain yang sama sekali anda tidak kenal dia siapa tapi mau melihat video atau mendengarkan musik anda di YouTube. Saran saya adalah perbaiki pengaturan kanal video anda dan bekerjasama dengan aggregator untuk mendapatkan keuntungan atas konten yang anda miliki. @2014AldoSianturi/Photo: VEVO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Ad Sense