#SLANK #MUSIC #MARKETING

On 26 March, 2013 by Aldo Sianturi

Saya, Bimbim, Bunda Iffet & Hermawan Kartajaya

Apa yang ada di benak anda ketika membaca judul tulisan ini? #Slank #Music #Marketing. Ketiga kata bertagar tersebut sering sekali dijumpai di linikala Twitter. Hari ini, 25 Maret 2013 yang dikatakan bakal ada coup d’état (kudeta), akhirnya sama sekali tidak terjadi. Yang terjadi malah pertemuan perdana antara Slank yang diwakili oleh Bimbim, Bunda Iffet, Bang Denny, Adri Sidharta, Chesa, saya dengan Hermawan Kartajaya (Marketing Guru Indonesia). Suasana jalan sore tadi relatif lengang dari Potlot (Duren Tiga) menuju Head Quarter MarkPlus di Kawasan Segitiga Emas Kuningan. Kedatangan kami disambut hangat oleh Ms. Michele (Personal Assistant) dari HK.

Pertemuan ini terjadi setelah saya menghubungi HK pada hari Kamis lalu. Sejak beberapa tahun lalu, saya ingin mempertemukan sekumpulan orang hebat ini untuk berbicara lebih serius di ranah pemasaran yang akan bermuara di lanskap bisnis. Namun baru hari ini terjadi dan saya senang sekali. Kami diterima di green room yang berada di lantai 3 dan kehadiran Pak Hendra Warsita mengajak kami berbicara kasual tentang pertemuan demi pertemuan. Suasana menjadi lebih riuh ketika HK masuk dengan mengucapkan “Assalamualaikum”. Beliau langsung duduk disamping Bimbim yang terlihat ceria. HK dengan rendah hati menyampaikan bahwa beliau sangat mendambakan pertemuan ini juga. Dia sampaikan, bahwa dia punya 3 Kaos Slank meskipun dia tidak kenal begitu perihal lagunya.

Secar gamblang, HK menceritakan pengalamannya saat berada di Afrika Selatan. Beliau menyampaikan bahwa di Cape Town ada kota yang bernama Macassar hampir sama dengan Makassar di Indonesia. Dua tempat lain yang memiliki nama yang sama adalah Desa Makassar di Mozambik dan Pantai Makassar di Timor Leste. Afrika Selatan punya hubungan dengan Indonesia, diawali dengan kisah pejuang sufi dari Gowa yang bernama Tuanta’ Salama’ ri Gowa Syekh Yusuf Abul Mahasin Al-Taj Al-Khalwati Al-Makassari Al-Banteni, lahir di Makassar thn 1626 dan wafat di Makassar, Cape Town thn 1699. DIa sampaikan bahwa ketika berada di sana, dia dikondisikan sebagai seseorang yang menyampaikan dinamika Muslim Indonesia yang ternyata tidak sama pengertiannya dengan yang selama ini dimengerti di Afrika Selatan. Perjalanan Hermawan Kartajaya bisa anda baca di tautan di bawah ini: http://internasional.kompas.com/read/2009/04/10/22282516/Festival.Paskah.di.Macassar.Afrika.Selatan

Bunda Iffet yang mendengarkan pengalaman HK dengan sumringah dan semakin tersenyum ketika HK mengajak dirinya bersama Slank untuk berpartisipasi di acara MarkPlus yang sedianya akan dilakukan di bulan April mendatang yang bernama “Jakarta Marketing Week”, silakan anda lihat website http://jakartamarketingweek.com untuk informasi yang lebih lengkap. HK menyampaikan bahwa acara ini akan menjadi kalender reguler DKI Jakarta. HK secara verbal menawarkan diri untuk menjadi ambassador untuk Slank yang sangat jelas berbicara tentang Indonesia. Saya menyampaikan bahwa anatomi marketing MarkPlus yaitu Youth-Woman-Netizen ada pada Slank dan sangat ideal untuk dilihat kedalamannya.

Bimbim menyampaikan kepada HK bahwa Slank memiliki 4 Pilar keseimbangan yaitu PLUR (Peace, Love, Unity, Respect) dan disambut oleh HK bahwa Slank menjalankan perilaku Marketing 3.0 yang memihak kepada Human Spirit. Via akun twitternya HK yaitu @hermawank, beliau menyampaikan hasil pertemuan dengan Slank dan Bunda Iffet. Pembicaraan yang tidak terlampau lama tapi begitu berkesan dan semuanya akan bermuara untuk Slankers yang selalu berjalan dinamis.@2013AldoSianturi/Photo: Marketeers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Ad Sense