RUMAH MUSISI PALING BARU ITU BERNAMA MOTION BLUE JAKARTA

On 27 October, 2015 by Aldo Sianturi
Lee Ritenour & Dave Grusin ketika bertemu media

Lee Ritenour & Dave Grusin ketika bertemu media

Kemarin sore (Tanggal 26 Oktober 2015) saya dipercaya memandu Press Gathering di Motion Blue Jakarta di Fairmont Hotel Lantai 3, Senayan, Jakarta. Di depan puluhan jurnalis, saya memandu acara yang bertujuan untuk mengkomunikasikan keberadaan tempat dan konsep unik yang menjadi opsi terbaru di lanskap entertainment berkelas dan berkualitas di kota yang memiliki populasi masyarakat sebanyak 10,2 juta jiwa. Motion Blue Jakarta adalah destinasi gaya hidup yang menarik untuk beragam kalangan dalam menikmati suguhan musik Jazz secara intim dan tanpa batas.

Motion Blue dikenal sebagai brand Live Restaurant yang dioperasikan oleh Blue Note Japan Inc. dan hadir terlebih dahulu di kota kelahiran Jazz di Jepang yaitu Yokohama. Dengan latar belakang kerjasama yang baik dengan musisi Jazz dunia maka Motion Blue menjadi etalase terkini bagi semua orang yang ingin menikmati penampilan raksasa musik Jazz dunia secara utuh dan sakral. Benny Likumahuwa, Barry Likumahuwa, Lee Ritenour dan Dave Grusin adalah musisi Jazz dunia yang penuh suka cita menemui media dan berbagi kesan atas Motion Blue Jakarta.

INVESTASI BERNYALI Bila ditilik dari sisi bisnis, Motion Blue Jakarta adalah sebuah investasi bernilai besar. Tidak mudah membayangkan tempat ini akan segera balik modal dalam waktu yang singkat. Namun perlu diacungi jempol keberanian pengelola yang memiliki kepercayaan dalam membesarkan pasar musik Jazz Indonesia dan meningkatkan profil musisi Jazz dari Indonesia lebih optimal. Proses pemulihan ekonomi yang sedang berlangsung tentunya menjadi pertimbangan pengelola sambil mewaspadai resiko yang mungkin akan timbul.

Harry Njio selaku Direktur dari PT. Motion Blue Jakarta kemarin juga menyampaikan optimisme atas ceruk pasar yang dipilih sekaligus antisipasinya. Permintaan pasar atas sebuah tempat berkelas akhirnya dapat diwujudkan dan dijaga konsistensinya dengan sistem operasi yang efektif berbasis sustainable management agar diferensiasi dari Motion Blue Jakarta dapat diterjemahkan dengan baik bahkan lebih dari ekspektasi yang sudah ditargetkan seiring dengan dinamika perjalanan bisnis.

Harry Njio bersama Like Father Like Son menyampaikan harapan ke media.

Harry Njio bersama Like Father Like Son menyampaikan harapan ke media.

Motion Blue Jakarta memiliki interior, gimmick dan elemen pendukung yang mampu menjadi atmosfer yang nyaman bagi semua pengunjung. Lokasinya yang berada di hotel premium juga memberikan kesan elegan dan aman dan yang paling penting adalah kualitas tim yang mengawal operasional secara kesuluruhan sejak Pre-Opening sampai Soft-Opening. Beberapa nama besar seperti David Benoit, Ron Carter Golden Striker Trio, The Daunas, Major Seventh telah dipampang sebagai pengisi program di Motion Blue Jakarta yang dapat dilihat melalui official website di www.motionbluejakarta.com dan telah dapat dianggap sebagai patokan keseriusan.

RUMAH MUSISI PALING BARU Sebenarnya keberuntungan selalu berpihak kepada musisi atas kegiatan investasi pebisnis di Indonesia, tetapi secara bersamaan keraguan sekaligus menghantui hal tersebut. Kota Jakarta telah tiga kali memiliki tempat yang sakral untuk musik Jazz yaitu Blue Note, Jamz, BlackCat Jazz & Blues Club yang akhirnya dua nama pertama gugur karena beragam faktor dan belakangan ini, perubahan konsep terjadi pada tempat terakhir. Salah satu faktor utama terhentinya operasional Blue Note & Jamz tersebut adalah keputusan absolut dari Pemilik.

Motion Blue Jakarta tentu belajar dan diharapkan selalu terbuka terhadap tempat hiburan yang paling tidak selama 15 tahun terakhir masih tegak berdiri. Saran saya adalah agar Motion Blue Jakarta segera memiliki Ikon Komunikasi yang mampu membawa target market dan menjaga ritme lintas komunitas seiring dengan program-program menarik. Juga sangat penting untuk membuka akses bagi musisi untuk menikmati panggung dan menjadikan Motion Blue Jakarta sebagai rumah utama.

Motion Blue Jakarta menjadi titik temu beragam kebutuhan baik dari pelaku musik dan penikmat musik. Kontribusi kita semua menjadi pemulus perjalanan Motion Blue Jakarta menjadi arena yang tidak pandang bulu dalam mengedepankan musisi Jazz Indonesia yang juga punya derajat yang sama sebagai musisi Internasional. Menurut saya, ini adalah waktu yang tepat bagi Motion Blue Jakarta hadir menuju Masyarakat Ekonomi Asia yang sudah pasti membutuhkan tempat untuk beragam tujuan komersil. @2015/AldoSianturi/Photo: Arey Arifin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Ad Sense