MUSIK BATAK GOES DIGITAL

On 1 May, 2014 by Aldo Sianturi
Binsar Silalahi, Dicky Sundri dan Aldo Siantu

Binsar Silalahi, Dicky Sundri dan Aldo Siantu

Setelah berbincang selama 1 jam dengan Piyu di studio rekamannya, saya langsung membelah kemacetan Jakarta menuju Central Park untuk bertemu dengan senior di bisnis musik yang bernama Dicky Sundri yaitu pemilik label bernama Indo Musik dan Ascada Musik. Dia memang menyampaikan bahwa akan memperkenalkan saya dengan rekan yang bernama Pak Binsar Silalahi. Akhirnya setelah berbincang sekian lama, tamu yang ditunggu akhirnya tiba dengan wajah keletihan karena harus berkompromi dengan kemacetan.

CP

Seperti biasa, kalau orang batak ketemu dengan orang batak, sudah pasti ada rasa bahagia, senyum dan saling berkomunikasi mengenai marga dan asal muasal. Tidak berapa lama, nalar saya berkata lain, saya sampaikan ke beliau, kalau kami pernah bertemu di tahun 2007 di kediaman rumah Mantan Presiden Indonesia yaitu Megawati Soekarnoputri bersama PDJI (Persatuan Disc Jockey Indonesia). Pembicaraan pun semakin hangat, apalagi ketika saya perdengarkan karya cipta Nahum’s Band – Sidideng (1958 / Lokananta Record), wajahnya menjadi sumringah dan secara antusias, Pak Binsar menyampaikan bahwa dia menjadi semangat kembali setelah perjumpaan kemarin malam.

Dua puluh tahun silam, Pak Binsar Silalahi sudah berkecimpung di dalam bisnis rekaman lagu-lagu Batak. Dengan distribusi digital yang akan segera diaktivasi, maka kami yakin bahwa penyebaran komunikasi yang akan berujung kepada beragam keuntungan dan pelestarian musik batak akan berjalan dinamis. Digital Distribution kalau kita pandang melalui perspektif musik daerah, ternyata punya kemampuan untuk diperbincangkan. Pembicaraan tadi malam tanpa terasa membuat kami semua lupa akan ganasnya kemacetan kota dan semoga kelanjutan diskusi didukung oleh semua yang selama ini telah pontang-panting mencoba menjual dengan cara yang penuh perhatian. @2014/AldoSianturi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Ad Sense