DOA DARI ATAS PANGGUNG SHEILA ON SEVEN

On 25 August, 2014 by Aldo Sianturi

S07

Sebuah lagu memiliki pilar yang kokoh yang pada umumnya selalu dibuka oleh intro dan disudahi dengan outro. Tetapi apa jadinya bila Sheila On Seven diminta oleh seorang oknum Polisi yang naik ke atas panggung untuk memberhentikan penampilannya ketika sedang membawakan lagu “Pemuja Rahasia” yang didendangkan bersama lautan manusia di acara Mintz Nge-Danze Gokilz Competition (MDGC)  yang berlangsung pada tanggal 23 Agustus 2014 di Alun-Alun Jogjakarta.

Ulah ini terekam oleh penonton yang akhirnya menjadi konsumsi publik setelah diunggah secara merdeka melalui platform YouTube. Saya juga melihat video tersebut melalui YouTube dan amat menyayangkan kejadian yang kurang elok tersebut masih terjadi di zaman sekarang. Cara yang dilakukan adalah sembrono sehingga mengaburkan konsep paradigma Kepolisian Republik Indonesia yang sedang membenahi diri dengan pola humanistic approach (pendekatan humanis). Saya mengutip perihal penting ini  langsung dari website http://www.metro.polri.go.id/kemitraan-polri/polisi-yang-humanis bahwa sebenarnya, pada dasarnya hubungan polisi dengan masyarakat terbagi dalam tiga katagori (Parsudi Suparlan 2004) yaitu:

Pertama, posisi seimbang atau setara. Artinya, polisi dan masyarakat menjadi mitra yang saling bekerja sama dalam rangka menyelesaikan berbagai masalah sosial yang terjadi di dalam masyarakat.
Kedua, posisi polisi yang menganggap masyarakat sebagai atasannya, sehingga berbagai kebutuhan rasa aman harus dipahami dan dipenuhi oleh polisi. Dalam hal ini polisi senantiasa berupaya untuk memahami masyarakat yang dilayaninya.
Ketiga, posisi polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, sekaligus sebagai aparat penegak hukum yang dapat dipercaya.

Beruntung kejadian ini tidak disusul oleh perilaku negatif dari audiens panggung musik malam itu. Duta yaitu vokalis dari Band Sheila On Seven secara spontan bereaksi menanggapi permintaan yang tidak sopan tersebut dengan menguasai penuh kalimat protes yang disampaikan. Duta secara terbuka menyampaikan bahwa langkah yang diambil tersebut tidak sepatutnya terjadi. Duta bahkan dengan tegas menyampaikan bahwa panggung musik adalah salah satu revenue stream yang paling pasti hari ini untuk musisi. Mereka tidak begitu mempersoalkan begitu mudah karya cipta mereka gratis dan dibajak. Mereka menyanyangkan kenapa urusan panggung diperlakukan seperti ini sementara urusan pembajakan dibiarkan saja terjadi tanpa ada solusi absolut. Band ini pun mendoakan agar semuanya kembali menjadi normal dari atas panggung. Stressing point yang bagus!

Seharusnya, Polisi tersebut cukup dengan hanya menyampaikan hal tersebut kepada Penyelenggara Acara yang bertanggung jawab penuh atas keseluruhan acara. Polisi harus menjaga wibawa dan simpatik dengan cara yang elegan, pintar dan menginsipirasi. Sebagai mitra strategis, kejadian seperti ini tidak boleh berulang kembali. Kejadian ini juga memberikan pelajaran komunikasi yang baik kepada musisi untuk tidak gegabah dan tidak childish bilamana menemui permasalahan di atas panggung. Kita semua belajar menjaga “Branding” dari Sheila On Seven dan Anggota Polisi tersebut. The Show Must Go On! @2014/AldoSianturi / Photo: Screenshot http://www.youtube.com/watch?v=8FgAakiEDgw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Ad Sense