BELANJA IKLAN DIGITAL UNTUK ALBUM

On 1 February, 2016 by Aldo Sianturi

Ad

Mendistribusikan musik digital melalui agregator atau distributor tidak lantas membuat pekerjaan kita selesai dan menyerahkan 100% perjalanan promosi dan sales kepada mereka. Lalu setelah 6 bulan ke depan kita menerima laporan nilai penjualan tidak besar maka tidak baik bila kita menyalahkan mereka. Di dunia digital semua harus bekerja dan mau repot.

Sebenarnya repotnya cuma 2 hal dan sangat sepele yaitu: Promosi Buy-Link dan Belanja Iklan di Facebook atau media sosial yang lain. Ini adalah faktor investasi penting sebagai pemilik konten yang berusaha agar penjualan konten digitalnya lebih optimal. Perlu disadari kalau di lanskap digital maka konten ini bersaing sangat ketat dengan sesama konten maka visibilitas sangat mutlak untuk dimiliki.

Promosi Buy-Link adalah sangat mudah yaitu dengan menyalin-tempel URL konten yang dapat dilihat di deck digital platform seperti berikut: https://itunes.apple.com/id/album/were-de-kings-queens/id1078163111. Link ini sangat ampuh untuk mengarahkan netizen ke digital stores untuk melakukan pembelian atau streaming konten. Bahkan link ini dapat berpindah akun setelah dialihkan sempurna.

Belanja Iklan adalah sebuah kegiatan pemilik akun di Facebook untuk dapat berinvestasi dengan terukur baik besaran uang maupun periode belanja iklan. Hal ini dilakukan oleh musisi Reggae dari Indonesia yang bernama RON atas albumnya yang berjudul “We’re de Kings & Queens”. Selang beberapa hari album digitalnya berada di puluhan Digital Stores, maka RON langsung memutuskan untuk mempromosikan albumnya dengan hanya membayar sekitar Rp. 17,000,- per hari dan sebentar lagi dia juga akan mengeksekusi belanja iklan yang berfokus kepada Fan Page Facebook dengan nilai yang lebih besar yaitu Rp. 60,000,- per iklan.

Kedua langkah ini punya refleksi yang saling berbeda dan bila diketahui oleh Digital Stores sudah pasti akan menambah nilai spesial, karena dianggap memberikan keuntungan traffic kepada digital stores tersebut. Ini adalah langkah bisnis musik yang penting untuk secepatnya dikerjakan oleh perusahaan rekaman. Kini belanja iklan harus dialokasikan lebih besar di media sosial dengan pemahaman bahwa captive market yang harus dijaga adalah netizen. @2016/AldoSianturi/Photo: Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Ad Sense